Wednesday, November 15, 2017

4 Kunci Sukses Cara Budidaya Ikan Cupang

4 Kunci Sukses  Cara Budidaya Ikan Cupang
Cara budidaya cupang - Hallo, selamat pagi gimana kabar pembaca semua. Semoga sehat wal afiat dan semakin sukses. Setelah kemarin kita bahas cara ternak kroto, sekarang saatnya membahas cara ternak cupang.
Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan hias yang banyak diminati oleh berbagai kalangan. Tubuhnya yang cantik dan dengan ekornya yang warna-warni membuat ikan ini menjadi lebih menarik untuk dijadikan sebagai ikan hias. Banyak orang yang membudidayakannya, dengan cara budidaya ikan cupang yang tidak mudah dilakukan. 
Tetapi walau agak sedikit sulit tetapi bukan berarti tidak bisa. Ada beberapa faktor yang menentukan kesuksesan dalam ternak cupang. mungin artikel di bawah ini bisa menjadi gambaran umum. Dan pastikan juga ke 4 aspek di bawah ini diterapkan dalam budidaya cupang :
cara budidaya ikan cupang, budidaya cupang, cara budidaya cupang, ikan cupang, cara ternak ikan cupang, cara ternak cupang, ternak cupang

Memilih induk yang berkualitas.
Dalam memulai cara ternak ikan cupang, hal yang pertama dilakukan adalah memilih indukan ikan cupang yang berkualitas. Memilih indukan ikan cupang yang baik dan berkualitas ini berguna untuk mendapatkan anakan ikan cupang yang baik pula. Sehingga perlu untuk mendapatkan ikan cupang dengan kualitas yang baik sebagai bibit
Selain itu, ikan cupang yang dipilih juga harus dari ikan cupang yang sejenis. Cara memilih indukan ikan cupang yang berkualitas yaitu jika cupang jantan maka pilihlah ikan cupang yang memiliki umur 4-8 bulan, dengan badan yang sudah agak besar, sirip ekor tebal atau panjang, dan gerakannya yang agresif.
Sedangkan untuk ikan cupang betina yang memiliki kualitas bagus pilihlah ikan cupang yang berumur 3 sampai 6 bulan, dan ikan ini dalam kondisi sehat tanpa ada cacat fisik. Ikan cupang juga terlihat gesit.

Mempersiapkan tempat budidaya.
Cara budidaya ikan cupang perlu mempersiapkan tempat budidaya yang baik. Tempat yang digunakan untuk budidaya bisa menggunakan baskom atau akuarium disesuaikan dengan kondisi atau persoalan permodalan yang ada. Untuk tempat pemijahan bisa menggunakan wadah kecil. Wadah kecil ini berguna untuk memisahkan ikan betina karena ikan betina tidak bisa langsung dicampur dengan ikan jantan.

Pemijahan
Proses pemijahan merupakan proses yang perlu diperhatikan karena terjadi proses perkembang biakan dari ikan cupang. Pemijahan dalam cara budidaya ikan cupang dilakukan dengan cara penggabungan antara ikan jantan dan betina. Namun, sebelumnya perlu dilakukan pemisahan wadah dimana ikan cupang betina dimasukan ke dalam wadah kecil dengan bahan bening.
Kemudian wadah berisi ikan cupang betina itu dimasukan perlahan ke dalam wadah ikan cupang jantan berada. Kedua ikan itu dibiarkan selama 1 hingga 2 hari untuk beradabtasi. Selama 2-8 jam ikan cupang jantan akan membuat sarang seperti gelembung-gelembung gas. Jangan lupa menyiapkan media pijah dengan menggunakan daun ketapang, plastik, atau tanaman air lain. Hal ini akan digunakan oleh ikan jantan untuk meletakan gelembung gas.
Setelah sehari barulah ikan betina dilepaskan ke wadah ikan jantan. Ikan jantan akan mengembangkan ekornya untuk menarik perhatian betina sehingga ikan betina akan mengeluarkan sel telur dan kemudian akan dibuahi oleh sperma.

Perawatan anakan cupang.
Seetelah telur ikan cupang menetas akan menghasilkan anakan yang penting untuk dirawat dalam cara budidaya ikan cupang ini. Perawatan yang baik untuk anakan cupang adalah dengan memberikannya makanan seperti kutu air, larva nyamuk, atau cacing sutra.
Selain itu kebersihan kondisi air juga perlu diperhatikan agar ikan terhindar dari berbagai penyakit dan bakteri. Karena adakalanya penyakit ikan cupang terjadi karena kondisi air yang kurang sehat.


Demikian cara budidaya ikan cupang yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga berkenan dihati pembaca semua. Dan apa yang kami tulis ini dapat bermanfaat untuk pembaca. Akhir kata semoga sukses

No comments:

Post a Comment